Kamis, 28 Maret 2013



KARUNIA INI BEGITU BESAR, TERIMA KASIH YA ROBB

Selasa, 12/02/2013 setelah dilakukan tindakan catheterisasi pada pembuluh jantungku, diperoleh kesimpulan bahwa harus dipasang 2 ring di pembuluh jantung atas dan pembuluh bagian depan. Ternyata RS. Sardjito tdk dapat melaksanakan pemasangan ring tsb karena peralatan yg tak memadai serta pembuluh darah di jantungku memerlukan ring khusus yg hanya ada di RS. Jantung Harapan Kita Jakarta.

Jum'at, 22/02/2013 pukul 07.45 WIB, aku memasuki ruang operasi no. 3/lantai 4 RS. Jantung Harapan Kita. 4 dokter ahli Jantung & Anastesi (Dr. Doni, Dr. Barri, Dr. Anne, Dr. Taufan) dan 3 perawat pendampingnya telah menunggu aku. Setelah 1 jam aku dicatheter pada jantung, seperti yg kualami di RS. Sardjito, para dokter terdiam, mrk mulai nampak seperti bingung. 20 menit aku tak ditangani. Lamat-lamat kudengar mrk berdiskusi yg tak kumengerti krn menggunakan bahasa kedokteran, dengan istilah2 yg tak kupahami.

Tepat jam 09.30 WIB Dr. Doni Firman, SpJP menghapiriku yg sedang menunggu kapan ring dipasang di pembuluh jantungku. "Pak Abdul Quddus, kami sudah dgn cermat menelusuri seluruh pembuluh jantung anda. Bahkan saya sudah lebih dari 5 kali berjalan di dalam pembuluh jantung itu, sampai pada pembuluh terkecil. Tapi maaf pak Quddus, tak ada satu alasanpun yg membolehkan saya memasang ring ke jantung bapak. Kami tak menemukan penyempitan pembuluh bagian atas, juga tak menemukan pembuluh yg zigzag seperti hasil rekaman visual dari Dr. Nahar, SpJP di RS. Sardjito". Demikian kalimat yg kudengar dari Dr. Doni. Lantas bagaimana dokter? tanyaku. "Ya sudah, jantung pak Quddus saya nyatakan sehat. Nanti sore sudah bisa pulang". Allahu Akbar, hampir setengah berteriak aku. Subhanallah, Maha Suci Engkau duhai Rabbku.... Inikah jawaban dari doa-doa isteriku dan anak2ku, dari orgtuaku, dari keluargaku, dari handai tolan, dari para sahabatku, dari para muridku, dari para ibu jama'ah pengajianku? Inikah jawaban dari air mata yg tertumpah, yg membasahi pipiku dan telapak tanganku yg memohon, menghiba dan mendambakan belas kasihmu.
Subhanallah, inikah mukjizat, seperti apa yg disebut oleh Dr. Barri saat ia dalam kebingungan membandingkan video 12/02/2013 dengan hasil rekaman video 22/02/2013?

Aku yakin ya Allah, inilah hasil doa banyak hambaMu yg dengan ikhlas mengiringi kesembuhanku. Terima Kasih ya Allah, entah dengan apa aku mengungkapkan rasa syukur ini. Sebab, aku semakin malu, krn sering kali tak mampu mensyukuri banyaknya karunia dan barokah yg bertimbun dan berjibun Kau anugerahkan.
Ampuni aku ya Allah, bila telah banyak melanggar ketentuanMu dan syari'at RasulMu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar